Jasa dokumentasi foto dan video depok

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa dokumentasi foto dan video depok | JEPRET PRODUCTION

Apa yang akan kita perbuat? “jangan pernah mengganggap belajar sebagai suatu keharusan. Tapi angggaplah sebagai peluang riil untuk mengenal menawannya pembebasan jiwa demi kebahagiaan pribadi anda Jasa dokumentasi foto dan video depok dan demi kemaslahatan masyarakat yang akan menuai buah dari kerja anda kelak”.
Jikalau kita lihat di warung-warung buku, beragam seminar dan warkshop, kita akan menemui banyak sekali buku dan pembicara seputar semangat. Ada yang produk luar negeri dan ada yang produk dalam negeri. Semuanya baik, berkwalitas dan berguna tentunya. JASA VIDEO SHOOTING Nah, lalu kenapa kini kita menambah buku lagi seputar semangat? Kenapa kita memperbanyak bahasan perihal semangat? Apa perlunya semangat bagi diri kita? Apakah kita bisa bertingkah tanpa semangat?
Apa yang kita perbuat?
Perkembangan zaman dan kemajuan pola berdaya upaya menyusun sebuah kondisi kehidupan yang juga kian berkembang. Dengan demikian, persoalan yang ada juga kian rumit. Apa yang dulunya belum ada, atau belum terpikirkan menjadi sebuah dilema, JASA VIDEO . dapat jadi sekarang menjadi sebuah situasi sulit.
Sebagai teladan yaitu situasi jalan yang kian macet.
Waktu aku datang pertama kali ke jakarta tahun 1991, aku ingat bahwa jakarta belum semacet ini. Sekiranya aku pergi ke bekasi melalui jalan tol juga belum macet kini. Dikala itu berkendaraan di jalan raya dan naik angkutan biasa bisa dibilang belum menikmati stress.
Tetapi kini, masalahnya menjadi berbeda. Tatkala kita berharap keluar melintas jalan tol kita akan berfikir, pukul berapa yang tak macet ya? Via mana yang tak macet ya? Jalan raya tak bertambah lebar, tetapi jumlah kendaraan melesat jauh lebih banyak.
Jasa dokumentasi foto dan video depok

Kotanya sama, ialah jakarta. Dahulu belum berfikir bahwa kemacetan akan membawa sebuah penyakit baru di kalangan orang kota. Dan benar, disadari atau tak, diakui secara jujur atau tak, orang jakarta yang tiap hari melintasi jalan raya berpotensi mengalami stress dan berpenyakit kejiwaan.
Malah aku meyakini bahwa situasi negara kita yang carut-marut seperti ini sebab diurusi oleh orang-orang stress dan sakit mental, di mana dirinya merasa paling dapat dan tak berharap mendengar anggapan orang lain.
Ya, kemacetan jalan raya sudah ikut serta andil mewujudkan karakter orang orang kota. Sayangnya bukan karakter bagus dan membangun, melainkan karakter murka-murka dan senantiasa berkeinginan menyalip sesama.
Ada juga figur problem dalam dunia kerja.
Pada tahun di bawah 1995, banyak perusahaan yang mencari karyawan untuk diwujudkan pegawai konsisten. Malahan mungkin hampir seluruh perusahaan mencari karyawan yang nantinya akan menjadi pegawai konsisten.Banyaknya penduduk pada dikala itu dan banyaknya orang yang selesai sekolah belum menjadi permasalahan bagi sebuah perusahaan.
Tapi sekarang tatkala jumlah orang yang mencari profesi amat lebih banyak dari pada kans kerja itu sendiri, karenanya poin sebuah profesi menjadi kian turun. Banyak perusahaan malahan hampir seluruh perusahaan yang ada sekarang mencari karyawan sebagai pekerja kontrak atau honorer.
Dengan demikian kompetisi mencari kerja kian ketat. Penggangguran juga kian banyak. Apa yang dahulu tak menjadi sebuah situasi sulit yang seperti itu berarti, sekarang menjadi dilema yang amat berarti.
Sebuah metode, sebuah jalan, umumnya lahir sebab untuk menyikapi problem dan hambatan atau rintangan yang ada pada ketika itu. Sebab perkembangan dilema dan perkembangan hambatan yang ada, karenanya perlu pulalah perkembangan sistem menyikapinya.
Karenanya tidaklah heran jikalau timbul buku-buku semangat dari beragam negara, bermacam-macam jenis adat istiadat penulisanya, latar belakang pengajaran dan sekian perbedaan pengungkapan serta metode yang diterapkan. Hal ini semata yakni untuk menyesuaikan dengan situasi dimana si penulis berada dalam suatu situasi lingkungan.
mungkin dikala itu tiada hari tampa main musik.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa dokumentasi foto dan video depok | JEPRET PRODUCTION

Jika kita mengamati keunikan seorang manusia, dia benar- benar unik. Antara manusia yang satu dengan manusia yang lain tak ada yang sama persis. Pun mereka yang kembar malah memiliki keunikan sendiri-sendiri. Sulit yang dihadapi manusia dapat jadi sama, namun sebab perbedaan karakter, kebiasaan, Latar belakang dan pengajaran, Jasa dokumentasi foto dan video depok karenanya sistem penyelesaiannya dapat berbeda. Itulah keunikan manusia.
Aku memiliki sahabat yang dua-duanya memiliki persoalan yang sama, merupakan emosinya meledak-ledak. Kebetulan dua-duanya berprofesi pada satu perusahaan yang sama, perusahaan jasa yang seketika berhadapan dengan pelanggan. Kedua sahabat aku ini bahkan menyadari bahwa emosinya gampang terbakar dan gampang naik darah. Mereka bisa bertarung mulut dengan pelanggan bila merasa tersinggung. Suatu hari mereka sharing perihal bagaimana caranya untuk merendam emosionil agar tak meluap-luap. Terhadap mereka aku memberi masukan untuk banyak berefleksi pada malam hari. Duduk membisu dan belajar untuk mangatur nafas dengan perlahan. Aku katakan dengan seringnya menyadari pernafasan sendiri, kita berangsur-cicil akan bisa memegang emosionil kita.
Selang sebulan aku ketemu dengan mereka kembali. Sahabat yang satu mengatakan bahwa telah ada perubahan dalam dirinya. Dia sekarang tak gampang tersinggung dan lebih bisa mengatur dirinya. Tapi sahabat aku yang satu mengatakn belum ada perubahan apa-apa dalam dirinya. Dia masih konsisten saja gampang tersinggung dan meledak emosinya.
Alhasil aku memberi saran metode yang berbeda dengan sahabat yang satu ini. Aku merekomendasikan untuk menyediakan spidol berwarna merah. Aku memerintah untuk tiap-tiap malam dan pagi hari sebelum berangkat kerja untuk mencoret-coret kertas dengan spidol itu. Tuangkan saja coretan apa yang berkeinginan dituangkan. Tak perlu berbentuk gambar. Sambil mencoret-coret kertas aku sarankan juga untuk memperdengarkan nyanyian-nyanyian lembut yang aku sarankan.
Sebulan kemudian aya berjumpa dengan mereka kembali dan sahabat yang satu telah menikmati perubahan dalam dirinya. Dia sekarang lebih hening dan lebih sadar menghadapi pelanggannya. Persoalan ialah model keunikan manusia. Dilema yang sama dapat jadi berbeda dalam metode menghadapinya. Tiap ada seseorang yang terlalu memaksa orang lain untuk mencontoh caranya dalam menghadapi permasalahan, meskipun metode yang pernah dia tempuh mungkin tak sesuai dengan pribadi orang lain.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa dokumentasi foto dan video depok | JEPRET PRODUCTION

Pun manusia memiliki metode-metode yang unik bagi dirinya sendiri untuk menghadapi dan memecahkan tantangan yang sedang dia hadapi. Malahan tiap manusia itu tak bisa diseragamkan malahan mencontoh sebuah metode dalam menghadapi hambatan dan rintangan hidupnya.
Seandainya ada seorang Anthony Robin atau seorang Stephen Covey, mereka itu tidaklah menuntut agar orang lain mencontoh ia. Tak mengharapkan orang lain menjiplak dirinya. Mereka bisa menjadi bahan semangat, mereka bisa menjadi pandangan baru, tapi tatkala seseorang bertingkah, tindakannya itu ialah wajib khas dirinya sendiri, Jasa dokumentasi foto dan video depok keunikan dirinya sendiri. Melainkan yang ia gunakan yaitu sistem ia sendiri di mana metode itu terasa nyaman dan ideal untuk dirinya.
Apa yang pernah Robin atau Covey lakukan belum tentu tepat untuk orang lain. Tapi apa yang pernah Robin atau Covey katakan dapat jadi menginspirasi orang banyak untuk menjalankan sesuatu. Mereka sedang melaksanakan penarikan potensi orang lain sehingga seseorang merasa berdaya dan bisa menjalankan dengan energinya sendiri.
Apa yang akan kita perbuat?
Ya, sesudah potensi seorang manusia itu keluar, stelah dirinya sendiri berdaya dan kapabel, untuk apa sistem? Sebab ia sendiri sudah menemukan metode bagi dirinya sendiri.
Intinya yakni pemberdayaan diri. Meningkatkan potensi manusia sehingga ia kapabel menghadapi seluruh yang sedang dialami.
Seorang pasien yang akit sedang menghadap dokter. Kemudian sebab sakitnya karenanya dia dikasih obat yang wajib diminum tiga kali sehari selama seminggu. Kamu mencontoh pedoman dokter untuk meminum obat selama seminggu, dia malah sehat.
Pasien itu kembali menghadap dokter dan bertanya “ dokter, aku telah sehat. Haruskah aku masih minum obat lagi?” “obat cuma bagi orang yang sakit. Saya telah sehat, kenapa masih ingin minum obat?” tanya dokter. “Aku terlanjur menyenangi minum obat, dokter. Bolehkah aku wujud jebolan-jebolan peminum obat dari dokter? Aku menyukai obat itu.”
“tak, tak! Jangan! Jikalau kalian masih tergantung pada obat itu berarti aku sebagai dokter belum sukses. Keberhasilan aya sebagai seorang dokter yakni kalau kalian sehat dan tak tergantung pada aku dan obat aku!”
Ya, kadang kita seperti itu. Selama kita masih bersandar pada sebuah sistem semangat dan tergantung padanya, berarti kita beluma berdaya. Potensi kita belum timbul keluar. Minumlah obat, melainkan pada saatnya wajib dilepaskan ya lepaskanlah obat. Anda yakni orang sehat yang tak selamanya butuh obat!
“keahlian yang mumpuni dari seorang guru akanmembangkitkan keceriaan dalam bereskspresi kreatif dan dalam pengetahuan” (Albert Einstein).
Apa yang akan kita perbuat?
Pikirkan dan komputer merupakan dua hal yang sama namun berbeda. Siapa yang mengikuti siapa? Apakah performa pikiran yang mengikuti komputer atau performa komputer yang meniru pikiran?
Tentu saja kita setuju bahwa performa komputer itulah yang mencontih pikiran. Kita memperhatikan ada softwarenya, ada perangkat kerasnya dan ada aliran listrik yang menyebabkan komputer itu menyala.
Jika kita mengerjakan sebuah komputer dengan sekian banyak program yang sudah kita install, kecepatan mengakses data tergantung pada RAM komputer dan tetatanya sekat-sekat dalam program yang ada. Sebuah komputer yang sudah kita pakai lama dan pada masa itu kita juga mengerjakan sekat-sekat program menjadi tiak teratur. Untuk itulah kita butuh system tools yang bernama disk defragmenter.
Ingatan juga dengan pikiran. Berap tahunkah usia kita? Selama itu pulalah kita sudah memasukan program-program dalam pikiran kita. Program itu bisa berupa buku yang kita baca, pemahaman dari orang lain, pengajaran dan pergaulan lingkungan kita.
Program dalam pikiran kita itupun bisa kita delete, kita bersihkan dan kita masuki program baru. Ingat bahwa bukan pikiran yang meniru komputer, namun komputerlah yang mengikuti pikiran. Ya, dalam kasus-kasus brain wash sudah terjadi hal ini. Tetapi peniadaan dan pemasukan program baru dalam pikiran bisa dilaksanakan untuk kebaikan dan manfaaat. Sebagai figur untuk kasus syok. Sekiranya perihal syok itu bisa dihapus dan diganti dengan ingatan baru yang memberdayakan dirinya. Tapi sayangnya, brain wash yang terjadi malahan untuk mencetak teroris yang bersedia nanti untuk apa yang dalam program pikirannya merupakan surga.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa dokumentasi foto dan video depok | JEPRET PRODUCTION

Untuk itu pulalah, sesudah sekianlama kita terjejalkan dengan program-program yang ada di dalam pikiran kita, kadang program-program itu bisa menyebabkan potensi kita melemah untuk timbul di permukaan. Sekian banyak program malahan akan menyebabkan diri kita kurang berdaya.
Jikalau sebuah komputer membutuhkan system tools yang bernama disk defragmenter untuk memberesi kembali sekat-sekat program di dalamnya, karenanya pikiran membutuhkan system tools yang bernama mind defragmenter.
Seekor ikan sedang kebingungan seputar lingkungannya. Dia mondar-mandir mencari ikan arif yang dia anggap bisa menjawab pertanyaannya. Alhasil dia bahkan beretmu dengan ikan arif yang dia cari. Ikan itu malah mengajukan pertanyaaan terhadap ikan arif itu.
“ ikan tua, aku kerap mendegar manusia yang duduk di samping kolom kita ini dan mengatakn seputar air. Di manakah air itu duhai ikan tua?”
“englau itulah di dalam air”, jawab ikan tua.
“ya, namun saya tak merasakannya. apakah air itu?”
“cuma ada satu metode untuk mengenal itu” kata ikan tua
“seperti apa? Tunjukan padaku!”
“melompatlah keluar kolom dan berbaringlah di tanah itu, nanti engkau akan tahu seperti apakah air yang engkau inginkan”.
Tanpa pikir panjang kesudahannya ikan itu melompat ke luar kolam dan terbaring di pinggir kolam. Di sana dia menyaksikan air. Dan dia baru sadar bila dia terbukti selama ini hidup di dalam air. Selama ini dia tak menyadarinya bahwa yang dia cari amat dekat dengannya.
sayang, seperti itu dia akan balik ke kolam lagi, seekor kucing yang melalui sudah memakannya. Potensi kita itu laksana air bagi ikan-ikan. Ikan tak menyadari air sebab pengetahuan dalam pikirannya yang berjejal. Kita juga seperti itu. Kita hidup di lautan potensi yang setiap harinyaselalu menyertai kita. Kita berenang dalam lautan potensi yang luar umum dari diri manusia. Tapi kebanyakan dari kita tak menyadari akan hal itu. Program pikiran yang kita masukkan sungguh-sungguh banyak dan kita lupa bahwa ada program-program yang telah kadaluwarsa yang harus telah dihapus sehingga kita lupa bahwa kita punya potensi terpendam yang dapat kita manfaatkan.
Apa yang kita perbuat? Apa yang akan kita tunggu lagi? Sadarilah bahwa kita punya potensi. Kita punya energi tersembunyi yang selama ini belum kita manfaatkan.

Tempat sewa drone

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone | JEPRET PRODUCTION

Apa yang akan kita perbuat? “jangan pernah mengganggap belajar sebagai suatu keharusan. Melainkan angggaplah sebagai kans kongkrit untuk mengenal cantiknya pembebasan jiwa demi kebahagiaan pribadi anda Tempat sewa drone dan demi kemaslahatan masyarakat yang akan menuai buah dari kerja anda kelak”.
Jika kita lihat di warung-warung buku, bermacam-macam seminar dan warkshop, kita akan menemui banyak sekali buku dan pembicara perihal semangat. Ada yang produk luar negeri dan ada yang produk dalam negeri. Semuanya baik, berkwalitas dan berkhasiat tentunya. JASA VIDEO SHOOTING Nah, lalu kenapa kini kita menambah buku lagi perihal semangat? Kenapa kita memperbanyak bahasan perihal semangat? Apa perlunya semangat bagi diri kita? Apakah kita bisa bertingkah tanpa semangat?
Apa yang kita perbuat?
Perkembangan zaman dan kemajuan pola berdaya upaya menyusun sebuah kondisi kehidupan yang juga kian berkembang. Dengan demikian, keadaan sulit yang ada juga kian rumit. Apa yang dulunya belum ada, atau belum terpikirkan menjadi sebuah situasi sulit, JASA VIDEO . dapat jadi sekarang menjadi sebuah persoalan.
Sebagai teladan yakni kondisi jalan yang kian macet.
Waktu aku datang pertama kali ke jakarta tahun 1991, aku ingat bahwa jakarta belum semacet ini. Kalau aku pergi ke bekasi melewati jalan tol juga belum macet kini. Dikala itu berkendaraan di jalan raya dan naik angkutan biasa bisa dibilang belum menikmati stress.
Melainkan kini, masalahnya menjadi berbeda. Tatkala kita ingin keluar melintas jalan tol kita akan berfikir, pukul berapa yang tak macet ya? Melalui mana yang tak macet ya? Jalan raya tak bertambah lebar, melainkan jumlah kendaraan melesat jauh lebih banyak.
Tempat sewa drone

Kotanya sama, yakni jakarta. Dahulu belum berfikir bahwa kemacetan akan membawa sebuah penyakit baru di kalangan orang kota. Dan benar, disadari atau tak, diakui secara jujur atau tak, orang jakarta yang tiap-tiap hari melintasi jalan raya berpotensi mengalami stress dan berpenyakit kejiwaan.
Malah aku meyakini bahwa kondisi negara kita yang carut-marut seperti ini sebab diurusi oleh orang-orang stress dan sakit mental, di mana dirinya merasa paling dapat dan tak berkeinginan mendengar anggapan orang lain.
Ya, kemacetan jalan raya sudah ikut serta andil mewujudkan karakter orang orang kota. Sayangnya bukan karakter bagus dan membangun, tetapi karakter naik pitam-naik pitam dan senantiasa mau menyalip sesama.
Ada juga figur keadaan sulit dalam dunia kerja.
Pada tahun di bawah 1995, banyak perusahaan yang mencari karyawan untuk dibuat pegawai konsisten. Bahkan mungkin hampir segala perusahaan mencari karyawan yang nantinya akan menjadi pegawai konsisten.Banyaknya penduduk pada dikala itu dan banyaknya orang yang selesai sekolah belum menjadi problem bagi sebuah perusahaan.
Tapi sekarang tatkala jumlah orang yang mencari profesi betul-betul lebih banyak dari pada peluang kerja itu sendiri, karenanya poin sebuah profesi menjadi kian turun. Banyak perusahaan pun hampir segala perusahaan yang ada sekarang mencari karyawan sebagai pekerja kontrak atau honorer.
Dengan demikian kompetisi mencari kerja kian ketat. Penggangguran juga kian banyak. Apa yang dahulu tak menjadi sebuah dilema yang demikian itu berarti, sekarang menjadi persoalan yang benar-benar berarti.
Sebuah metode, sebuah jalan, umumnya lahir sebab untuk menyikapi keadaan sulit dan hambatan atau rintangan yang ada pada ketika itu. Sebab perkembangan problem dan perkembangan hambatan yang ada, karenanya perlu pulalah perkembangan sistem menyikapinya.
Karenanya tidaklah heran jika timbul buku-buku semangat dari beraneka negara, bermacam tipe tradisi penulisanya, latar belakang pengajaran dan sekian perbedaan pengungkapan serta sistem yang digunakan. Hal ini semata ialah untuk menyesuaikan dengan keadaan dimana si penulis berada dalam suatu kondisi lingkungan.
mungkin dikala itu tiada hari tampa main musik.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone | JEPRET PRODUCTION

Jika kita memperhatikan keunikan seorang manusia, dia benar- benar unik. Antara manusia yang satu dengan manusia yang lain tak ada yang sama persis. Malah mereka yang kembar bahkan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Sulit yang dihadapi manusia dapat jadi sama, namun sebab perbedaan karakter, kultur, Latar belakang dan pengajaran, Tempat sewa drone karenanya metode penyelesaiannya dapat berbeda. Itulah keunikan manusia.
Aku memiliki sahabat yang dua-duanya memiliki situasi sulit yang sama, yakni emosinya meledak-ledak. Kebetulan dua-duanya berprofesi pada satu perusahaan yang sama, perusahaan jasa yang seketika berhadapan dengan pelanggan. Kedua sahabat aku ini malah menyadari bahwa emosinya gampang terbakar dan gampang naik darah. Mereka bisa bertarung mulut dengan pelanggan jika merasa tersinggung. Suatu hari mereka sharing seputar bagaimana caranya untuk merendam emosional agar tak meluap-luap. Terhadap mereka aku merekomendasikan untuk banyak berefleksi pada malam hari. Duduk membisu dan belajar untuk mangatur nafas dengan perlahan. Aku katakan dengan seringnya menyadari pernafasan sendiri, kita berangsur-cicil akan bisa memegang emosional kita.
Selang sebulan aku ketemu dengan mereka kembali. Sahabat yang satu mengatakan bahwa telah ada perubahan dalam dirinya. Dia sekarang tak gampang tersinggung dan lebih bisa mengontrol dirinya. Namun sahabat aku yang satu mengatakn belum ada perubahan apa-apa dalam dirinya. Dia masih konsisten saja gampang tersinggung dan meledak emosinya.
Walhasil aku menganjurkan sistem yang berbeda dengan sahabat yang satu ini. Aku memberi anjuran untuk menyediakan spidol berwarna merah. Aku memerintah untuk tiap-tiap malam dan pagi hari sebelum berangkat kerja untuk mencoret-coret kertas dengan spidol itu. Tuangkan saja coretan apa yang berkeinginan dituangkan. Tak perlu berbentuk gambar. Sambil mencoret-coret kertas aku sarankan juga untuk memperdengarkan nyanyian-nyanyian lembut yang aku sarankan.
Sebulan kemudian aya bersua dengan mereka kembali dan sahabat yang satu telah menikmati perubahan dalam dirinya. Dia sekarang lebih hening dan lebih sadar menghadapi pelanggannya. Persoalan yaitu figur keunikan manusia. Problem yang sama dapat jadi berbeda dalam metode menghadapinya. Tiap-tiap ada seseorang yang terlalu memaksa orang lain untuk meniru caranya dalam menghadapi dilema, meski sistem yang pernah dia tempuh mungkin tak layak dengan pribadi orang lain.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone | JEPRET PRODUCTION

Bahkan manusia memiliki metode-metode yang unik bagi dirinya sendiri untuk menghadapi dan memecahkan tantangan yang sedang dia hadapi. Malahan tiap manusia itu tak bisa diseragamkan malah meniru sebuah sistem dalam menghadapi hambatan dan rintangan hidupnya.
Bila ada seorang Anthony Robin atau seorang Stephen Covey, mereka itu tidaklah menuntut agar orang lain mencontoh ia. Tak mengharapkan orang lain menjiplak dirinya. Mereka bisa menjadi bahan semangat, mereka bisa menjadi pandangan baru, melainkan tatkala seseorang berbuat, tindakannya itu ialah seharusnya khas dirinya sendiri, Tempat sewa drone keunikan dirinya sendiri. Namun yang ia gunakan yakni metode ia sendiri di mana sistem itu terasa nyaman dan tepat untuk dirinya.
Apa yang pernah Robin atau Covey lakukan belum tentu ideal untuk orang lain. Namun apa yang pernah Robin atau Covey katakan dapat jadi menginspirasi orang banyak untuk mengerjakan sesuatu. Mereka sedang mengerjakan penarikan potensi orang lain sehingga seseorang merasa berdaya dan bisa mengerjakan dengan energinya sendiri.
Apa yang akan kita perbuat?
Ya, sesudah potensi seorang manusia itu keluar, stelah dirinya sendiri berdaya dan kapabel, untuk apa sistem? Sebab ia sendiri sudah menemukan sistem bagi dirinya sendiri.
Intinya merupakan pemberdayaan diri. Meningkatkan potensi manusia sehingga ia cakap menghadapi seluruh yang sedang dialami.
Seorang pasien yang akit sedang menghadap dokter. Kemudian sebab sakitnya karenanya dia dikasih obat yang wajib diminum tiga kali sehari selama seminggu. Kau mencontoh tanda dokter untuk meminum obat selama seminggu, dia malah sehat.
Pasien itu kembali menghadap dokter dan bertanya “ dokter, aku telah sehat. Haruskah aku masih minum obat lagi?” “obat cuma bagi orang yang sakit. Saya telah sehat, kenapa masih berharap minum obat?” tanya dokter. “Aku terlanjur menyenangi minum obat, dokter. Bolehkah aku format tamatan-alumnus peminum obat dari dokter? Aku menyukai obat itu.”
“tak, tak! Jangan! Jikalau kalian masih tergantung pada obat itu berarti aku sebagai dokter belum sukses. Keberhasilan aya sebagai seorang dokter ialah jika kalian sehat dan tak tergantung pada aku dan obat aku!”
Ya, kadang kita seperti itu. Selama kita masih bersandar pada sebuah sistem semangat dan tergantung padanya, berarti kita beluma berdaya. Potensi kita belum timbul keluar. Minumlah obat, melainkan pada saatnya wajib dilepaskan ya lepaskanlah obat. Anda merupakan orang sehat yang tak selamanya butuh obat!
“keahlian yang mumpuni dari seorang guru akanmembangkitkan keceriaan dalam bereskspresi kreatif dan dalam pengetahuan” (Albert Einstein).
Apa yang akan kita perbuat?
Pikirkan dan komputer ialah dua hal yang sama melainkan berbeda. Siapa yang meniru siapa? Apakah daya kerja pikiran yang meniru komputer atau daya kerja komputer yang meniru pikiran?
Tentu saja kita setuju bahwa daya kerja komputer itulah yang mencontih pikiran. Kita memandang ada softwarenya, ada perangkat kerasnya dan ada aliran listrik yang menyebabkan komputer itu menyala.
Apabila kita melaksanakan sebuah komputer dengan sekian banyak program yang sudah kita install, kecepatan mengakses data tergantung pada RAM komputer dan tetatanya sekat-sekat dalam program yang ada. Sebuah komputer yang sudah kita pakai lama dan pada masa itu kita juga melaksanakan sekat-sekat program menjadi tiak teratur. Untuk itulah kita butuh system tools yang bernama disk defragmenter.
Ingatan juga dengan pikiran. Berap tahunkah usia kita? Selama itu pulalah kita sudah memasukan program-program dalam pikiran kita. Program itu bisa berupa buku yang kita baca, pemahaman dari orang lain, pengajaran dan pergaulan lingkungan kita.
Program dalam pikiran kita itupun bisa kita delete, kita bersihkan dan kita masuki program baru. Ingat bahwa bukan pikiran yang mengikuti komputer, tapi komputerlah yang meniru pikiran. Ya, dalam kasus-kasus brain wash sudah terjadi hal ini. Tapi peniadaan dan pemasukan program baru dalam pikiran bisa dilaksanakan untuk kebaikan dan manfaaat. Sebagai figur untuk kasus syok. Sekiranya perihal syok itu bisa dihapus dan diganti dengan daya ingat baru yang memberdayakan dirinya. Tapi sayangnya, brain wash yang terjadi malahan untuk mencetak teroris yang bersedia nanti untuk apa yang dalam program pikirannya merupakan surga.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone | JEPRET PRODUCTION

Untuk itu pulalah, sesudah sekianlama kita terjejalkan dengan program-program yang ada di dalam pikiran kita, kadang program-program itu bisa menyebabkan potensi kita melemah untuk timbul di permukaan. Sekian banyak program bahkan akan menyebabkan diri kita kurang berdaya.
Bila sebuah komputer membutuhkan system tools yang bernama disk defragmenter untuk membenahi kembali sekat-sekat program di dalamnya, karenanya pikiran membutuhkan system tools yang bernama mind defragmenter.
Seekor ikan sedang linglung perihal lingkungannya. Dia mondar-mandir mencari ikan arif yang dia anggap bisa menjawab pertanyaannya. Hasilnya dia malah beretmu dengan ikan arif yang dia cari. Ikan itu malah mengajukan pertanyaaan terhadap ikan bijak itu.
“ ikan tua, aku kerap mendegar manusia yang duduk di samping kolom kita ini dan mengatakn seputar air. Di manakah air itu aduhai ikan tua?”
“englau itulah di dalam air”, jawab ikan tua.
“ya, namun saya tak merasakannya. apakah air itu?”
“cuma ada satu metode untuk mengenal itu” kata ikan tua
“seperti apa? Tunjukan padaku!”
“melompatlah keluar kolom dan berbaringlah di tanah itu, nanti engkau akan tahu seperti apakah air yang engkau inginkan”.
Tanpa pikir panjang kesudahannya ikan itu melompat ke luar kolam dan terbaring di pinggir kolam. Di sana dia menyaksikan air. Dan dia baru sadar bila dia terbukti selama ini hidup di dalam air. Selama ini dia tak menyadarinya bahwa yang dia cari betul-betul dekat dengannya.
sayang, semacam itu dia akan balik ke kolam lagi, seekor kucing yang melalui sudah memakannya. Potensi kita itu laksana air bagi ikan-ikan. Ikan tak menyadari air sebab pengetahuan dalam pikirannya yang berjejal. Kita juga seperti itu. Kita hidup di lautan potensi yang setiap harinyaselalu menyertai kita. Kita berenang dalam lautan potensi yang luar lazim dari diri manusia. Tapi kebanyakan dari kita tak menyadari akan hal itu. Program pikiran yang kita masukkan sungguh-sungguh banyak dan kita lupa bahwa ada program-program yang telah kadaluwarsa yang sepatutnya telah dihapus sehingga kita lupa bahwa kita punya potensi terpendam yang dapat kita manfaatkan.
Apa yang kita perbuat? Apa yang akan kita tunggu lagi? Sadarilah bahwa kita punya potensi. Kita punya energi tersembunyi yang selama ini belum kita manfaatkan.

Jasa video animasi bekasi

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa video animasi bekasi | JEPRET PRODUCTION

Apa yang akan kita perbuat? “jangan pernah mengganggap belajar sebagai suatu keharusan. Namun angggaplah sebagai peluang riil untuk mengenal menawannya pembebasan jiwa demi kebahagiaan pribadi anda Jasa video animasi bekasi dan demi kemaslahatan masyarakat yang akan menuai buah dari kerja anda kelak”.
Sekiranya kita lihat di warung-warung buku, bermacam seminar dan warkshop, kita akan menemui banyak sekali buku dan pembicara perihal semangat. Ada yang produk luar negeri dan ada yang produk dalam negeri. Semuanya baik, berkualitas dan berguna tentunya. JASA VIDEO SHOOTING Nah, lalu kenapa kini kita menambah buku lagi perihal semangat? Kenapa kita memperbanyak bahasan seputar semangat? Apa perlunya semangat bagi diri kita? Apakah kita bisa berperilaku tanpa semangat?
Apa yang kita perbuat?
Perkembangan zaman dan kemajuan pola berdaya upaya menyusun sebuah situasi kehidupan yang juga kian berkembang. Dengan demikian, dilema yang ada juga kian rumit. Apa yang dulunya belum ada, atau belum terpikirkan menjadi sebuah persoalan, JASA VIDEO . dapat jadi sekarang menjadi sebuah problem.
Sebagai teladan yakni situasi jalan yang kian macet.
Waktu aku datang pertama kali ke jakarta tahun 1991, aku ingat bahwa jakarta belum semacet ini. Sekiranya aku pergi ke bekasi via jalan tol juga belum macet kini. Dikala itu berkendaraan di jalan raya dan naik angkutan biasa bisa dibilang belum menikmati stress.
Tetapi kini, masalahnya menjadi berbeda. Tatkala kita ingin keluar melintas jalan tol kita akan berfikir, pukul berapa yang tak macet ya? Via mana yang tak macet ya? Jalan raya tak bertambah lebar, tapi jumlah kendaraan melesat jauh lebih banyak.
Jasa video animasi bekasi

Kotanya sama, yakni jakarta. Dahulu belum berfikir bahwa kemacetan akan membawa sebuah penyakit baru di kalangan orang kota. Dan benar, disadari atau tak, diakui secara jujur atau tak, orang jakarta yang tiap-tiap hari melintasi jalan raya berpotensi mengalami stress dan berpenyakit kejiwaan.
Pun aku meyakini bahwa situasi negara kita yang carut-marut seperti ini sebab diurusi oleh orang-orang stress dan sakit mental, di mana dirinya merasa paling dapat dan tak berharap mendengar anggapan orang lain.
Ya, kemacetan jalan raya sudah ikut serta andil menghasilkan karakter orang orang kota. Sayangnya bukan karakter bagus dan membangun, tetapi karakter naik pitam-berang dan senantiasa berharap menyalip sesama.
Ada juga figur problem dalam dunia kerja.
Pada tahun di bawah 1995, banyak perusahaan yang mencari karyawan untuk diciptakan pegawai konsisten. Pun mungkin hampir segala perusahaan mencari karyawan yang nantinya akan menjadi pegawai konsisten.Banyaknya penduduk pada dikala itu dan banyaknya orang yang selesai sekolah belum menjadi keadaan sulit bagi sebuah perusahaan.
Tetapi sekarang tatkala jumlah orang yang mencari profesi benar-benar lebih banyak dari pada kans kerja itu sendiri, karenanya skor sebuah profesi menjadi kian turun. Banyak perusahaan malahan hampir segala perusahaan yang ada sekarang mencari karyawan sebagai pekerja kontrak atau honorer.
Dengan demikian kompetisi mencari kerja kian ketat. Penggangguran juga kian banyak. Apa yang dahulu tak menjadi sebuah situasi sulit yang seperti itu berarti, sekarang menjadi problem yang sungguh-sungguh berarti.
Sebuah metode, sebuah jalan, umumnya lahir sebab untuk menyikapi dilema dan hambatan atau rintangan yang ada pada dikala itu. Sebab perkembangan persoalan dan perkembangan hambatan yang ada, karenanya perlu pulalah perkembangan metode menyikapinya.
Karenanya tidaklah heran seandainya timbul buku-buku semangat dari beragam negara, berjenis-jenis tipe tradisi penulisanya, latar belakang pengajaran dan sekian perbedaan pengungkapan serta sistem yang diterapkan. Hal ini semata merupakan untuk menyesuaikan dengan situasi dimana si penulis berada dalam suatu situasi lingkungan.
mungkin ketika itu tiada hari tampa main musik.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa video animasi bekasi | JEPRET PRODUCTION

Bila kita memandang keunikan seorang manusia, dia benar- benar unik. Antara manusia yang satu dengan manusia yang lain tak ada yang sama persis. Malahan mereka yang kembar bahkan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Sulit yang dihadapi manusia dapat jadi sama, tapi sebab perbedaan karakter, tradisi, Latar belakang dan pengajaran, Jasa video animasi bekasi karenanya sistem penyelesaiannya dapat berbeda. Itulah keunikan manusia.
Aku memiliki sahabat yang dua-duanya memiliki problem yang sama, yakni emosinya meledak-ledak. Kebetulan dua-duanya berprofesi pada satu perusahaan yang sama, perusahaan jasa yang seketika berhadapan dengan pelanggan. Kedua sahabat aku ini bahkan menyadari bahwa emosinya gampang terbakar dan gampang berang. Mereka bisa bertarung mulut dengan pelanggan jikalau merasa tersinggung. Suatu hari mereka sharing seputar bagaimana caranya untuk merendam emosional agar tak meluap-luap. Terhadap mereka aku memberi masukan untuk banyak berefleksi pada malam hari. Duduk membisu dan belajar untuk mangatur nafas dengan perlahan. Aku katakan dengan seringnya menyadari pernafasan sendiri, kita berangsur-cicil akan bisa membatasi emosionil kita.
Selang sebulan aku ketemu dengan mereka kembali. Sahabat yang satu mengatakan bahwa telah ada perubahan dalam dirinya. Dia sekarang tak gampang tersinggung dan lebih bisa mengatur dirinya. Namun sahabat aku yang satu mengatakn belum ada perubahan apa-apa dalam dirinya. Dia masih konsisten saja gampang tersinggung dan meledak emosinya.
Akibatnya aku menganjurkan metode yang berbeda dengan sahabat yang satu ini. Aku memberi masukan untuk menyediakan spidol berwarna merah. Aku memerintah untuk tiap-tiap malam dan pagi hari sebelum berangkat kerja untuk mencoret-coret kertas dengan spidol itu. Tuangkan saja coretan apa yang berharap dituangkan. Tak perlu berbentuk gambar. Sambil mencoret-coret kertas aku sarankan juga untuk memperdengarkan nyanyian-nyanyian lembut yang aku sarankan.
Sebulan kemudian aya berjumpa dengan mereka kembali dan sahabat yang satu telah menikmati perubahan dalam dirinya. Dia sekarang lebih hening dan lebih sadar menghadapi pelanggannya. Sulit yaitu figur keunikan manusia. Dilema yang sama dapat jadi berbeda dalam sistem menghadapinya. Tiap ada seseorang yang terlalu memaksa orang lain untuk meniru caranya dalam menghadapi permasalahan, sedangkan metode yang pernah dia tempuh mungkin tak pantas dengan pribadi orang lain.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa video animasi bekasi | JEPRET PRODUCTION

Pun manusia memiliki sistem-sistem yang unik bagi dirinya sendiri untuk menghadapi dan menuntaskan tantangan yang sedang dia hadapi. Pun tiap-tiap manusia itu tak bisa diseragamkan malah mencontoh sebuah metode dalam menghadapi hambatan dan rintangan hidupnya.
Bila ada seorang Anthony Robin atau seorang Stephen Covey, mereka itu tidaklah menuntut agar orang lain meniru ia. Tak mengharapkan orang lain menjiplak dirinya. Mereka bisa menjadi bahan semangat, mereka bisa menjadi pandangan baru, tapi tatkala seseorang berbuat, tindakannya itu yaitu wajib khas dirinya sendiri, Jasa video animasi bekasi keunikan dirinya sendiri. Tetapi yang ia gunakan yakni metode ia sendiri di mana sistem itu terasa nyaman dan ideal untuk dirinya.
Apa yang pernah Robin atau Covey lakukan belum tentu ideal untuk orang lain. Melainkan apa yang pernah Robin atau Covey katakan dapat jadi menginspirasi orang banyak untuk melaksanakan sesuatu. Mereka sedang mengerjakan penarikan potensi orang lain sehingga seseorang merasa berdaya dan bisa mengerjakan dengan dayanya sendiri.
Apa yang akan kita perbuat?
Ya, sesudah potensi seorang manusia itu keluar, stelah dirinya sendiri berdaya dan kapabel, untuk apa sistem? Sebab ia sendiri sudah menemukan sistem bagi dirinya sendiri.
Intinya ialah pemberdayaan diri. Meningkatkan potensi manusia sehingga ia cakap menghadapi seluruh yang sedang dialami.
Seorang pasien yang akit sedang menghadap dokter. Kemudian sebab sakitnya karenanya dia dikasih obat yang semestinya diminum tiga kali sehari selama seminggu. Kamu mencontoh tanda dokter untuk meminum obat selama seminggu, dia bahkan sehat.
Pasien itu kembali menghadap dokter dan bertanya “ dokter, aku telah sehat. Haruskah aku masih minum obat lagi?” “obat cuma bagi orang yang sakit. Saya telah sehat, kenapa masih berharap minum obat?” tanya dokter. “Aku terlanjur menyenangi minum obat, dokter. Bolehkah aku format tamatan-alumnus peminum obat dari dokter? Aku menyukai obat itu.”
“tak, tak! Jangan! Jikalau kalian masih tergantung pada obat itu berarti aku sebagai dokter belum sukses. Keberhasilan aya sebagai seorang dokter merupakan sekiranya kalian sehat dan tak tergantung pada aku dan obat aku!”
Ya, kadang kita seperti itu. Selama kita masih bersandar pada sebuah metode semangat dan tergantung padanya, berarti kita beluma berdaya. Potensi kita belum timbul keluar. Minumlah obat, tapi pada saatnya semestinya dilepaskan ya lepaskanlah obat. Anda yaitu orang sehat yang tak selamanya butuh obat!
“keahlian yang mumpuni dari seorang guru akanmembangkitkan keceriaan dalam bereskspresi kreatif dan dalam pengetahuan” (Albert Einstein).
Apa yang akan kita perbuat?
Pikirkan dan komputer yaitu dua hal yang sama namun berbeda. Siapa yang meniru siapa? Apakah daya kerja pikiran yang mengikuti komputer atau daya kerja komputer yang meniru pikiran?
Tentu saja kita setuju bahwa performa komputer itulah yang mencontih pikiran. Kita memandang ada softwarenya, ada perangkat kerasnya dan ada aliran listrik yang menyebabkan komputer itu menyala.
Bila kita melakukan sebuah komputer dengan sekian banyak program yang sudah kita install, kecepatan mengakses data tergantung pada RAM komputer dan tetatanya sekat-sekat dalam program yang ada. Sebuah komputer yang sudah kita pakai lama dan pada masa itu kita juga melaksanakan sekat-sekat program menjadi tiak teratur. Untuk itulah kita butuh system tools yang bernama disk defragmenter.
Daya juga dengan pikiran. Berap tahunkah usia kita? Selama itu pulalah kita sudah memasukan program-program dalam pikiran kita. Program itu bisa berupa buku yang kita baca, pemahaman dari orang lain, pengajaran dan pergaulan lingkungan kita.
Program dalam pikiran kita itupun bisa kita delete, kita bersihkan dan kita masuki program baru. Ingat bahwa bukan pikiran yang mengikuti komputer, namun komputerlah yang meniru pikiran. Ya, dalam kasus-kasus brain wash sudah terjadi hal ini. Namun peniadaan dan pemasukan program baru dalam pikiran bisa dijalankan untuk kebaikan dan manfaaat. Sebagai model untuk kasus stress berat. Sekiranya seputar syok itu bisa dihapus dan diganti dengan daya ingat baru yang memberdayakan dirinya. Tapi sayangnya, brain wash yang terjadi pun untuk mencetak teroris yang bersedia nanti untuk apa yang dalam program pikirannya yakni surga.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Jasa video animasi bekasi | JEPRET PRODUCTION

Untuk itu pulalah, sesudah sekianlama kita terjejalkan dengan program-program yang ada di dalam pikiran kita, kadang program-program itu bisa menyebabkan potensi kita melemah untuk timbul di permukaan. Sekian banyak program pun akan menyebabkan diri kita kurang berdaya.
Bila sebuah komputer membutuhkan system tools yang bernama disk defragmenter untuk memberesi kembali sekat-sekat program di dalamnya, karenanya pikiran membutuhkan system tools yang bernama mind defragmenter.
Seekor ikan sedang keder seputar lingkungannya. Dia mondar-mandir mencari ikan bijak yang dia anggap bisa menjawab pertanyaannya. Walhasil dia malahan beretmu dengan ikan arif yang dia cari. Ikan itu malah mengajukan pertanyaaan terhadap ikan bijak itu.
“ ikan tua, aku kerap kali mendegar manusia yang duduk di samping kolom kita ini dan mengatakn seputar air. Di manakah air itu duhai ikan tua?”
“englau itulah di dalam air”, jawab ikan tua.
“ya, melainkan saya tak merasakannya. apakah air itu?”
“cuma ada satu metode untuk mengenal itu” kata ikan tua
“seperti apa? Tunjukan padaku!”
“melompatlah keluar kolom dan berbaringlah di tanah itu, nanti engkau akan tahu seperti apakah air yang engkau inginkan”.
Tanpa pikir panjang akibatnya ikan itu melompat ke luar kolam dan meringkuk di pinggir kolam. Di sana dia menyaksikan air. Dan dia baru sadar jika dia terbukti selama ini hidup di dalam air. Selama ini dia tak menyadarinya bahwa yang dia cari betul-betul dekat dengannya.
sayang, seperti itu dia akan balik ke kolam lagi, seekor kucing yang via sudah memakannya. Potensi kita itu laksana air bagi ikan-ikan. Ikan tak menyadari air sebab pengetahuan dalam pikirannya yang berjejal. Kita juga seperti itu. Kita hidup di lautan potensi yang tiap-tiap harinyaselalu menyertai kita. Kita berenang dalam lautan potensi yang luar awam dari diri manusia. Tapi kebanyakan dari kita tak menyadari akan hal itu. Program pikiran yang kita masukkan sungguh-sungguh banyak dan kita lupa bahwa ada program-program yang telah kadaluwarsa yang patut telah dihapus sehingga kita lupa bahwa kita punya potensi terpendam yang dapat kita manfaatkan.
Apa yang kita perbuat? Apa yang akan kita tunggu lagi? Sadarilah bahwa kita punya potensi. Kita punya energi tersembunyi yang selama ini belum kita manfaatkan.

1 4 5 6